Kolom
Kami mengajak Anda menjadi Kolumnis
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini.

Terkini

- Psikolog

Servant Leadership: Merindukan Pemimpin Yang Tidak Egois

- Pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Belajar dari Catatan Waktu Lalu Muhammad Zohri

- Psikolog

Apakah Siswa Kurang “Pintar” Berhak Masuk Sekolah Favorit?

- Jurnalis

Membaca Sinyal dari Istana, Ini Cawapres di Saku Jokowi

Gizi Minimalis: Timpangnya Literasi dan Supervisi

- Penulis

World Orca Day, Mengenal Paus Pembunuh, Si Predator Puncak di Samudera

- Penulis Sahabat Keluarga

Menengok Kebijakan Zonasi Sekolah di Inggris...

- Penulis

Menyaksikan Kemunculan Hiu Paus di Perairan Gorontalo

- Dosen Universitas Airlangga

Menerka Calon Alternatif Pendamping Jokowi

- Air and Space Law Studies, Universitas Prasetiya Mulya

Akademisi dan Polemik Mismanajemen Garuda Indonesia

- Psikolog

Putus Cinta? Menurut Psikologi, Begini Caranya untuk Move-On

- Pengamat lingkungan, sosial, dan ekonomi

Menyembuhkan Luka Sosial Pasca-pilkada

- Wartawan dan budayawan

L u r a h

Kolumnis Pilihan

Pemimpin Redaksi Kompas.com
Wartawan dan akademisi
Akademisi dan konsultan komunikasi
- Jurnalis

Di Balik Kemenangan Kotak Kosong di Makassar yang Jadi Sejarah

- Ketua Majelis Kode Etik, Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP)

Pemenang Pilkada Dihadang OSS dan RDTR

- Editor dan Penulis

Mencela

- Staf Ahli Menkeu

Keperkasaan Dolar AS, Momentum untuk Bangkit Bersama

"Open Policy" Angela Merkel, Dua Sisi Kedatangan Imigran ke Jerman

- Ketua Umum Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI)

Refleksi Persatuan Pasca-Pilkada Serentak

Blockchain & Crowdfunding Investment, Apa Itu?

- Sekretaris Perusahaan Perum Jamkrindo

Geliat UMKM dan Era Disrupsi

- Pengamat ASEAN

Syed Saddiq, Kunci Mahathir untuk Mendekati Generasi Muda

- Psikolog

Ternyata Ada “Rumus” Psikologi Untuk Membuat Jatuh Cinta...

- Pengamat ASEAN

Baru Berusia 25 Tahun, Pemuda Ini Menjadi Menteri di Kabinet Mahathir

Kolumnis

Karyawan Swasta
PNS di Pemerintah Kabupaten Probolinggo sekaligus Mahasiswa S2
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.