Minggu, 26 Maret 2017

Kolom

Candra Malik

Candra Malik

Bergabung sejak
:
15 Feb 2016
Artikel
:
10
Dibaca
:
19,700
Praktisi tasawuf yang bergiat dalam kesenian dan kebudayaan. Menulis artikel dan cerita pendek di media massa, buku-buku bertema spiritual, dan novel, serta mencipta lagu dan menyanyi. Berkiprah sebagai Wakil Ketua Lesbumi (Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2015-2020.

KOLOM CANDRA MALIK

  • Cinta, Benci, dan Disfungsi Hati
    Sabtu, 11 Februari 2017 | 18:18 WIB
    Apakah kebencian adalah sebuah kejahatan? Apa yang selayaknya kita benci?
  • Pilihan Politik Saya
    Kamis, 9 Februari 2017 | 21:57 WIB
    Adakah pilihan antara bagi orang seperti saya yang tidak kaya tidak miskin pula ini?
  • Bir, Anjing, dan Cinta
    Rabu, 13 April 2016 | 06:40 WIB
    Beberapa hari lalu, ketika hadir dalam Majelis Dzikir Ajeg Seloso Kliwon di Pesantren Edi Mancoro, Kabupaten Semarang, aku dan para pembicara lainnya juga…
  • Kala Cakra dan Matahari
    Jumat, 11 Maret 2016 | 20:49 WIB
    Kisah Bathara Kala sudah hidup lebih lama dari umur negara ini. Dan, Kala Cakra diyakini sebagai induk ilmu kebatinan di Tanah Jawa.
  • Menembus Dunia yang Jauh, Asing, dan Berbeda
    Senin, 7 Maret 2016 | 18:28 WIB
    Seperti manusia pada umumnya, ia memang hidup di dunia. Tapi, seseorang yang jadzab memiliki dimensi yang berbeda.
  • Ziarah Selagi Masih Hidup
    Jumat, 4 Maret 2016 | 10:00 WIB
    Masihkah kita lari dari kenyataan bahwa segalanya pasti berakhir?
  • Bisnis Barang Gaib
    Rabu, 2 Maret 2016 | 05:47 WIB
    Sebagaimana badan kasar, badan halus pun akan melemah, loyo, lumpuh, dan bahkan tidak berkekuatan jika tak diberi makan.
  • Laki-Laki Bertopi Koboi dan Sampah Masyarakat
    Kamis, 25 Februari 2016 | 21:27 WIB
    Gus Miek sudah lama berpulang ke Rahmatullah, dan kami merindukan figur berkarakter Bapak sepertinya.
  • Dian Sastro dan Hal-Hal yang Laki-Laki Tidak Mengerti
    Selasa, 23 Februari 2016 | 16:09 WIB
    Perempuan, baik sebagai istri maupun ibu, sanggup bekerja di luar rumah dengan tetap membereskan urusan di dalam rumah dengan baik.
  • LGBT: Lajang, Gadis, Bujang, Tingting!
    Senin, 22 Februari 2016 | 09:56 WIB
    Setiap manusia sesungguhnya punya batas. Namun, tidak setiap manusia sadar apakah ia telah melanggar garis dan sedang menuju marabahaya.